Baznas Bondowoso Gelontor Modal Rp15 Juta, UMKM Tape Didorong Naik Kelas
- account_circle Redaksi
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 28
- comment 0 komentar

Baznas bersama Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso
BONDOWOSO, ASPIRASI.CO.ID – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tape di Kabupaten Bondowoso mendapat suntikan modal dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bondowoso.
Bantuan modal usaha senilai Rp15 juta tersebut disalurkan kepada 15 pelaku UMKM tape dari Kecamatan Binakal dan Wringin. Penyerahan bantuan berlangsung di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kota Kulon, Jalan Diponegoro, Selasa pagi (1/9/2026).
Program tersebut menjadi bentuk sinergi Baznas bersama Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Bondowoso untuk mendorong pelaku usaha lokal agar mampu meningkatkan produksi sekaligus mengembangkan usahanya.
Staf Ahli Bupati Bondowoso, Dodi Siregar, yang membuka kegiatan tersebut menilai keberadaan Baznas semakin strategis di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.
Menurutnya, dukungan Baznas melalui bantuan permodalan dapat menjadi penggerak bagi pelaku UMKM untuk tetap tumbuh dan naik kelas.
“Terima kasih kepada Baznas Bondowoso yang telah memberikan bantuan modal kepada para pelaku UMKM tape. Mudah-mudahan bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga usaha tape semakin berkembang,” ujarnya.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Diskoperindag Bondowoso, Hergiar Yuli Pramanto. Ia menilai kolaborasi dengan Baznas menjadi langkah positif dalam memperkuat sektor UMKM, khususnya industri tape yang menjadi salah satu produk usaha masyarakat Bondowoso.
“Kami sangat mengapresiasi peran Baznas Bondowoso dalam membantu permodalan pelaku UMKM. Semoga usaha para penerima bantuan terus berkembang dan semakin kuat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Baznas Bondowoso, KH Ahmadi, menyampaikan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati, Sekda, serta jajaran ASN yang selama ini memberikan dukungan terhadap pengelolaan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas.
Ia menegaskan, semakin besar dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun, semakin luas pula manfaat yang dapat dikembalikan kepada masyarakat.
“Semakin besar dana zakat, infak, dan sedekah yang dibayarkan ASN melalui Baznas Bondowoso, kami akan semakin leluasa membantu pengentasan kemiskinan, membantu pelaku usaha, kaum dhuafa, anak yatim, beasiswa, pengobatan warga, hingga kebutuhan hidup masyarakat,” ungkapnya.
Selain penyerahan bantuan modal, kegiatan tersebut juga diisi dengan pelatihan pengemasan produk. Anton Widodo dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur hadir memberikan pembekalan kepada pelaku UMKM Bondowoso.
Pelatihan ini diharapkan mampu mendorong pelaku UMKM tape tidak hanya kuat dari sisi produksi, tetapi juga semakin menarik dalam hal kemasan dan pemasaran, sehingga produknya memiliki daya saing lebih tinggi di pasar.
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar