Bukan Sekadar Cantik! Kacong Jebbing 2025 Siap Dongkrak Branding Bondowoso
- account_circle aurel
- calendar_month Ming, 30 Nov 2025
- visibility 155
- comment 0 komentar

Bondowoso, Aspirasi.co.id – Grand Final Kacong Jebbing 2025 berlangsung meriah di GOR Pelita Bondowoso. Sekretaris Daerah Bondowoso, Fathur Razzi, menegaskan bahwa ajang duta wisata ini bukan hanya tentang kecantikan fisik, melainkan kualitas diri dan kontribusi terhadap daerah.
Menurut Sekda, Kacong Jebbing telah menjadi salah satu ikon wisata Bondowoso yang mampu memperkenalkan potensi daerah melalui generasi mudanya, (30/11/2025).
“Yang kita cari bukan sekadar tampilan luar yang indah. Inner beauty karakter, kecerdasan, dan integritas menjadi penentu utama,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa para finalis diharapkan mampu mendongkrak berbagai potensi Bondowoso, mulai sektor pariwisata, pendidikan, ekonomi, hingga kesehatan.
Ajang ini juga sejalan dengan upaya membangun Smart Branding City, yaitu strategi memperkuat citra Bondowoso agar semakin dikenal luas.
“Ini bukan sekadar seremoni. Kita ingin adik-adik ini punya karya nyata dan terlibat dalam pembangunan daerah,” tegasnya.
Para juara nantinya akan mendapatkan pembekalan lanjutan serta berkesempatan mewakili Bondowoso di tingkat provinsi.
Yuni: Proses Seleksi Ketat, Duta Wisata Tak Hanya Soal Pariwisata
PLT Kepala Disparbudpora Bondowoso Zola melalui Yuni, menjelaskan bahwa proses seleksi Kacong Jebbing dilakukan secara transparan dan profesional.
Sosialisasi dilakukan ke sekolah-sekolah serta melalui paguyuban alumni Kacong Jebbing.
“Peserta diseleksi sesuai kriteria. Kami menghadirkan para pakar—mulai dari public speaking, kepribadian, hingga akademisi pariwisata dan bahasa Inggris,” jelasnya.
Selama masa karantina, peserta mendapat pembekalan intensif dan dinilai dari banyak aspek: teknik berbicara, sikap sehari-hari, wawasan, hingga kemampuan interview. Juri pun dipilih dari luar agar menjaga netralitas.
Yuni menekankan bahwa masyarakat sering salah paham, mengira tugas Kacong Jebbing hanya berputar pada wisata. Padahal, ruang gerak mereka jauh lebih luas.
“Setelah dinobatkan, mereka terlibat dalam kegiatan sosial, kepemudaan, keolahragaan, bahkan menjadi influencer positif bagi Bondowoso,” ujarnya.
Tahun ini, setiap finalis juga akan mendapatkan predikat khusus sesuai kompetensi dan performa selama karantina.
“Kacong Jebbing bukan hanya duta wisata. Mereka adalah motor penggerak perubahan, anak-anak muda yang kami persiapkan untuk membawa Bondowoso semakin baik,” tutupnya.
- Penulis: aurel


Saat ini belum ada komentar