Program 3 Juta Rumah Bergulir di Bondowoso: 60 Unit Rampung, Air Bersih Rp400/m³ Hadir di Desa
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sen, 8 Des 2025
- visibility 289
- comment 0 komentar

134 RTLH Dianggarkan, 60 Unit Diserahkan Hari Ini
Bondowoso, Aspirasi.co.id – Pemerintah Kabupaten Bondowoso kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyerahan 60 unit Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) dan bantuan sambungan rumah air bersih kepada warga di Desa Curahpoh Kecamatan Curahdami, (8/12).
Bupati Bondowoso yang diwakili Sekretaris Daerah, H. Fathorrazi, menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh pihak, terutama insan media yang selama ini setia mengawal perkembangan demokrasi di Bondowoso.
“Alhamdulillah, kita diberi kesehatan dan kesempatan untuk hadir pada kegiatan yang membawa harapan serta cahaya kesejahteraan bagi masyarakat Bondowoso, khususnya para penerima manfaat,” ujar Sekda.
Bupati Sampaikan Salam Hangat dan Harapan
Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan permohonan maaf karena Bupati dan Wakil Bupati tidak dapat hadir secara langsung akibat agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan.
“Beliau menitipkan salam hormat kepada seluruh warga, dan berharap kegiatan hari ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bondowoso,” katanya.
134 RTLH Dianggarkan, 60 Unit Diserahkan Hari Ini
Sekda menjelaskan bahwa pada tahun anggaran 2025, Pemkab Bondowoso mengalokasikan 134 unit perbaikan RTLH, dan pada kesempatan ini 60 unit diserahkan kepada penerima manfaat. Penyerahan simbolis dilakukan kepada lima warga.
Selain rumah layak huni, diserahkan pula bantuan saluran rumah penyediaan air bersih serta peresmian IPAM yang diinisiasi Remaja Masjid Nurul Iman desa setempat.
Sekda juga mengapresiasi para pengembang perumahan yang ikut mendukung ekosistem hunian layak sesuai aturan tata kota, sekaligus berperan dalam program nasional 3 juta rumah.
Sinergi Pemerintah, Desa, Pengembang, Baznas dan YDSF
Menurut Sekda, percepatan penyelesaian rumah tidak layak huni tidak bisa dilakukan pemerintah saja.
“Kolaborasi pemerintah daerah, pemerintah desa, dunia usaha, Baznas, YDSF dan organisasi sosial keagamaan merupakan keniscayaan untuk mewujudkan Bondowoso Berkah dan Berkemajuan,” tegasnya.
Sekda juga menekankan pentingnya pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) seperti pendidikan, kesehatan, air bersih, dan infrastruktur lingkungan.
Ia menyoroti masalah kemiskinan Bondowoso yang mencapai 12,20% atau sekitar 90 ribu jiwa, serta angka stunting 11%, yang harus ditangani bersama secara serius.
Air Bersih Hanya Rp 400 per Meter Kubik
Sekda mengapresiasi inovasi penyediaan air bersih oleh masyarakat dan pengembang.
“Tarifnya hanya Rp400 per meter kubik, sangat terjangkau. Dalam sebulan rata-rata hanya Rp13 ribu. Ini luar biasa,” ujarnya.
Laporan Kepala Dinas Perkim: 60 RTLH, 5 Sambungan Air, dan Program Besar di 2025
Kepala Dinas Perkim Bondowoso, Dadan Kurniawan, melaporkan detail pelaksanaan program 2025.
Hari ini diserahkan:
60 unit RTLH
5 sambungan rumah (SR) air bersih
SK/Notaris registrasi pengembang
Dasar kegiatan mengacu pada:
Perda No. 7 Tahun 2025 tentang Perubahan APBD Kabupaten Bondowoso
Perbup No. 35 Tahun 2025 tentang penjabaran anggaran
Total RTLH 2025: 134 Unit di 54 Desa
Perkim mencatat:
134 unit RTLH telah dibangun di 54 desa/kelurahan pada 20 kecamatan
Anggaran RTLH: Rp27 juta per unit (Rp17 juta bahan, Rp2,5 juta upah dari DAK)
SPAM dan Air Bersih: 7 Sistem, 125 Penerima
Terbangun 7 SPAM di 7 desa
125 KK penerima sambungan air
Kapasitas 11 liter/detik, cukup untuk pengembangan jaringan lebih luas
Akses Jalan Lingkungan
3.830 meter jalan lingkungan dibangun di 20 kecamatan
5.820 meter di 25 desa lainnya
Program ini mendukung konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Program Sanitasi Pesantren
Ada 13 lokasi sanitasi pesantren, sejalan dengan program prioritas bupati “Nikmat Pesantren”.
Komitmen Percepatan Layanan Dasar
“Kami menjalankan 10 program, di mana 9 di antaranya fokus pada pemenuhan SPM bidang perumahan, permukiman, sanitasi, air minum, dan jalan lingkungan,” jelas Dadan.
Bondowoso Menuju Berkah Berkemajuan
Sekda menegaskan bahwa masa depan Bondowoso ditentukan oleh upaya yang dilakukan hari ini.
“Baik pendidikan, kesehatan, sosial, maupun ketertiban umum adalah SPM yang wajib dipenuhi. Semua hanya bisa terwujud melalui kebersamaan,” tutupnya.
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar