Gasak Tiga Lokasi dalam Semalam, Pembobol ATM BRI di Tegalampel Dibekuk Kurang dari 24 Jam
- account_circle S/A/lik
- calendar_month 19 menit yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar

Hasil penyelidikan mengungkap bahwa dalam satu malam pelaku tidak hanya mencoba membobol ATM BRI di Kecamatan Tegalampel, tetapi juga beraksi di dua lokasi lainnya.
Bondowoso, Aspirasi.co.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bondowoso berhasil mengungkap kasus percobaan pencurian dengan pemberatan yang menyasar mesin ATM BRI di Kecamatan Tegalampel. Pelaku berinisial AFF (18) berhasil diringkus kurang dari 24 jam setelah aksi nekatnya terekam kamera CCTV.
Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, pelaku diamankan sekitar pukul 15.30 WIB setelah tim Satreskrim bersama Polsek Tegalampel melakukan penyelidikan intensif berdasarkan rekaman CCTV di lokasi kejadian.
“Kurang dari satu kali 24 jam, pelaku berhasil kami amankan. Setelah dilakukan penyelidikan, seluruh ciri-ciri pelaku mulai dari pakaian, helm, kendaraan hingga rekaman CCTV di sejumlah lokasi identik dan mengarah kepada satu orang, yakni AFF,” kata Aryo.
Hasil penyelidikan mengungkap bahwa dalam satu malam pelaku tidak hanya mencoba membobol ATM BRI di Kecamatan Tegalampel, tetapi juga beraksi di dua lokasi lainnya.
Aksi pertama dilakukan di Kantor Kelurahan Sekarputih. Pelaku membobol kantor tersebut namun gagal mendapatkan barang berharga, (29/7/2026).
Setelah itu, AFF berpindah ke ATM BRI Tegalampel dan berusaha merusak mesin ATM menggunakan obeng. Karena gagal membuka mesin ATM, pelaku meninggalkan lokasi.
Tidak berhenti di situ, AFF kemudian melanjutkan aksinya dengan membobol sebuah kafe DRK di Tegalampel dan berhasil membawa kabur uang tunai sebesar Rp250.000.
“Dalam satu malam, pelaku melakukan pencurian di tiga lokasi, yaitu Kantor Kelurahan Sekarputih, ATM BRI Tegalampel, dan terakhir di Cafe DRK,” ujar Kapolres.
Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor, helm, jaket hitam, celana pendek hitam, rekaman CCTV, serta uang hasil pencurian. Sementara obeng yang digunakan untuk membobol ATM belum ditemukan karena dibuang pelaku usai beraksi.
Kapolres juga meluruskan informasi yang sempat beredar bahwa aksi pembobolan ATM dilakukan dua orang dan sempat terjadi duel dengan petugas keamanan bank.
“Dari hasil pemeriksaan, pelaku beraksi seorang diri. Tidak ada duel ataupun perkelahian dengan petugas keamanan. Saat gagal membobol ATM, pelaku langsung meninggalkan lokasi dan melanjutkan pencurian di tempat lain,” tegasnya.
Kepada penyidik, AFF mengaku motif pencurian tersebut didorong masalah ekonomi. Uang hasil kejahatan rencananya akan digunakan untuk mengikuti ajang balap di Jember.
Saat ini tersangka telah ditahan di Mapolres Bondowoso untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pelaku dalam tindak pidana lain di wilayah Bondowoso.
- Penulis: S/A/lik


Saat ini belum ada komentar