Gerak Cepat Polisi, Santri Asal Yogyakarta yang Tersesat Lima Hari di Bondowoso Akhirnya Kembali ke Pelukan Keluarga
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sab, 31 Jan 2026
- visibility 105
- comment 0 komentar

Bondowoso, Aspirasi.co.id – Respons sigap dan kepedulian humanis kembali ditunjukkan jajaran Polsek Tegalampel Polres Bondowoso.
Seorang santri asal Yogyakarta yang dilaporkan tersesat selama lima hari di wilayah Bondowoso akhirnya berhasil dipertemukan kembali dengan keluarganya berkat gerak cepat aparat kepolisian.
Santri tersebut diketahui bernama Zhiqi Ubaidilah, yang sebelumnya kabur dari Pondok Pesantren dan terdampar di Kabupaten Bondowoso.
Keberadaan Zhiqi pertama kali diketahui setelah laporan masyarakat yang menyebutkan adanya seorang anak santri tidur di salah satu masjid dalam kondisi terlantar dan mengaku berasal dari Yogyakarta.
Menindaklanjuti informasi itu, petugas Polsek Tegalampel segera melakukan pendalaman identitas.
Upaya tersebut membuahkan hasil setelah petugas berhasil menghubungi ayah Zhiqi, Abdullah (58), yang berdomisili di Yogyakarta.
Dipimpin langsung Kapolsek Tegalampel AKP Sobingan, S.H., M.H., bersama Kanit Binmas Aiptu Doni Susanto, S.H. dan Aipda Eris Susanto, petugas bergerak cepat memfasilitasi komunikasi dengan keluarga serta proses penjemputan anak tersebut.
Prosesi serah terima antara pihak Polsek Tegalampel dengan orang tua Zhiqi berlangsung pada Sabtu pagi (31/01/2026).
Setelahnya, Zhiqi langsung dibawa pulang oleh ayahnya menuju Yogyakarta, dengan pendampingan petugas hingga ke Terminal Bondowoso. Kondisi Zhiqi dipastikan sehat dan aman.
Rasa haru dan syukur pun tak terbendung dari Abdullah.
Ia berulang kali menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polsek Tegalampel yang telah menjaga dan membantu putra semata wayangnya selama berada di Bondowoso.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak polisi Polsek Tegalampel. Semoga silaturahmi ini tetap terjaga, dan kami berharap bisa membalas kebaikan ini jika suatu saat mereka berkunjung ke Yogyakarta,” ungkap Abdullah.
Sementara itu, AKP Sobingan menegaskan bahwa penanganan anak tersesat tersebut merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
“Ini adalah bagian dari tugas problem solving kepolisian. Kami bergerak cepat berkoordinasi dengan masyarakat dan keluarga agar anak tersebut bisa segera kembali ke orang tuanya,” tegasnya.
Kapolsek menambahkan, sinergi yang baik antara masyarakat dan kepolisian menjadi kunci utama keberhasilan penanganan kasus ini.
“Prioritas kami adalah keselamatan anak dan memastikan ia kembali ke keluarganya dalam kondisi sehat,” pungkas Kapolsek Tegalampel yang dikenal ramah tersebut.
- Penulis: Redaksi



Saat ini belum ada komentar