Pengamanan Ketat dan Humanis, Kunjungan Wagub Jatim di Sukowiryo Berlangsung Kondusif
- account_circle S/A
- calendar_month Rab, 25 Feb 2026
- visibility 90
- comment 0 komentar

Kabar Polri : Polres Bondowoso menerapkan pola pengamanan terpadu dan terukur
Bondowoso, Aspirasi.co.id – Di tengah sorotan publik atas terputusnya akses vital penghubung Bondowoso–Jember, jajaran kepolisian menunjukkan kesigapan dan profesionalisme dalam mengawal kunjungan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, ke lokasi jembatan putus di Desa Sukowiryo, Kabupaten Bondowoso.
Jembatan yang ambruk tersebut merupakan jalur strategis penghubung Bondowoso dengan Jember, sekaligus nadi distribusi barang dan mobilitas warga.
Kondisi ini menjadikannya perhatian serius pemerintah dan aparat keamanan.
Polres Bondowoso menerapkan pola pengamanan terpadu dan terukur, (25/2/2026).
Mulai dari pengawalan rombongan, sterilisasi lokasi peninjauan, hingga penjagaan di titik-titik akses yang dilalui, seluruh rangkaian berjalan tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.
Wakapolres Bondowoso, Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H., turun langsung menyambut kedatangan Wakil Gubernur di lokasi. Ia menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal dengan pendekatan profesional dan humanis.
“Kami memastikan seluruh rangkaian kunjungan pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Timur berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Pengamanan ini juga tetap mengedepankan kenyamanan masyarakat,” tegasnya.
Sebelumnya, di bawah komando Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., jajaran kepolisian bergerak cepat saat insiden jembatan terjadi. Koordinasi lintas instansi segera dilakukan, disertai penerapan rekayasa arus lalu lintas guna menekan dampak terhadap aktivitas warga dan distribusi logistik.
Rekayasa lalu lintas diterapkan secara adaptif agar roda perekonomian tetap berputar meski akses utama terganggu. Langkah ini menjadi bukti respons cepat kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur menyampaikan bahwa pembangunan kembali jembatan telah memasuki tahap konkret.
Anggaran telah tersedia dan proses lelang rampung dengan pemenang yang telah ditetapkan. Proyek tersebut ditargetkan selesai dalam kurun waktu delapan bulan kalender.
“Ini menjadi perhatian serius pemerintah provinsi. Kami berharap pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lebih cepat dari jadwal sehingga aktivitas masyarakat kembali normal,” ujarnya.
Kunjungan ini menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam merespons persoalan infrastruktur strategis.
Dengan koordinasi yang solid dan komitmen bersama, percepatan pemulihan akses diharapkan segera terealisasi demi menjaga konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Bondowoso dan sekitarnya.
- Penulis: S/A


Saat ini belum ada komentar