Dunia Memanas! Kapolri Bongkar Strategi Indonesia Hadapi Konflik Global
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sab, 7 Mar 2026
- visibility 53
- comment 0 komentar

Kapolri menyoroti situasi geopolitik dunia yang tengah berada dalam fase ketidakpastian
Jakarta, Aspirasi.co.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bagaimana pemerintah Indonesia terus bergerak aktif menjaga stabilitas perdamaian sekaligus ketahanan ekonomi di tengah meningkatnya ketegangan konflik global.
Hal tersebut disampaikan Kapolri saat memberikan sambutan dalam kegiatan Silaturahmi Ramadan bersama DPD KSPSI Jawa Barat yang digelar di PT NOK, Jumat (6/3) sore.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menyoroti situasi geopolitik dunia yang tengah berada dalam fase ketidakpastian, menyusul meningkatnya eskalasi konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Menurutnya, Indonesia sebagai negara yang menganut prinsip politik luar negeri bebas dan aktif tidak tinggal diam menghadapi dinamika tersebut.
Pemerintah terus melakukan berbagai langkah diplomasi untuk menjaga perdamaian dunia.
“Pemerintah terus berupaya bekerja keras sebagai negara nonblok dengan menjalankan politik luar negeri bebas dan aktif,” ujar Kapolri.
Ia menambahkan, Indonesia juga berperan aktif dalam mendorong terciptanya perdamaian antara Palestina dan Israel melalui gagasan two-state solution atau solusi dua negara.
Di sektor ekonomi, Kapolri menyebut pemerintah terus melakukan berbagai negosiasi strategis di tingkat internasional, termasuk dengan Amerika Serikat terkait tarif perdagangan.
Melalui upaya diplomasi tersebut, tarif yang semula mencapai 32 persen berhasil ditekan menjadi 19 persen.
Selain itu, pemerintah juga mendorong percepatan program hilirisasi industri nasional guna memperkuat daya saing ekonomi Indonesia.
Hilirisasi tersebut mencakup berbagai sektor strategis seperti industri otomotif, pengembangan baterai kendaraan listrik, hingga peningkatan produksi minyak.
Tak hanya berfokus pada industri, Kapolri juga menegaskan bahwa pemerintah melalui program Asta Cita terus memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional agar Indonesia mampu berdiri mandiri tanpa ketergantungan pada negara lain.
“Program Asta Cita terus didorong agar dalam kondisi apa pun Indonesia tetap kuat menghadapi berbagai tekanan global,” jelasnya.
Kapolri juga mengajak seluruh elemen buruh untuk bersatu menjaga stabilitas iklim investasi di Indonesia agar tetap kondusif dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurutnya, seluruh potensi sumber daya alam yang dimiliki Indonesia harus dikelola secara optimal agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
“Dalam situasi global seperti sekarang, Indonesia harus mampu berdiri di atas kaki sendiri. Semua sumber daya alam yang kita miliki harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan bangsa,” tegasnya.
Di akhir penyampaiannya, Kapolri juga mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi para pekerja, agar mampu bersaing di tengah kompetisi global yang semakin ketat.
“Ketika program hilirisasi berjalan dan industri berkembang, kualitas SDM kita harus siap. Buruh Indonesia harus mampu bersaing dengan tenaga kerja dari negara lain,” pungkas Kapolri.
- Penulis: Redaksi



Saat ini belum ada komentar