Bondowoso Bidik Manfaat Lebih Luas dari PLTP Ijen, Sambungan Listrik Warga hingga UMKM Kopi Jadi Sorotan
- account_circle Redaksi
- calendar_month 7 menit yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar

Direktur Panas Bumi Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM RI, Dr. Priatin Hadi Wijaya, S.T., M.T.,
BONDOWOSO, Aspirasi.co.id – Kehadiran Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ijen diharapkan tak hanya menyumbang energi bagi kepentingan nasional, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar kawasan operasional.
Pemkab Bondowoso pun mendorong agar pengembangan proyek strategis nasional (PSN) tersebut berjalan seiring dengan pemerataan akses listrik dan peningkatan ekonomi warga.
Salah satu usulan yang mengemuka adalah bantuan biaya penyambungan listrik bagi rumah tangga prasejahtera di desa-desa sekitar kawasan PLTP Ijen.
Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong penyediaan Penerangan Jalan Umum (PJU) serta penguatan keandalan listrik untuk fasilitas publik dan sosial di wilayah perdesaan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Bondowoso membangun sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola PLTP Ijen, dan PT PLN (Persero).
Harapannya, manfaat pembangunan energi bersih tidak berhenti pada produksi listrik, tetapi turut dirasakan masyarakat yang tinggal di sekitar proyek.
Direktur Panas Bumi Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM RI, Dr. Priatin Hadi Wijaya, S.T., M.T., menyatakan bahwa berbagai usulan strategis Pemkab Bondowoso akan ditindaklanjuti melalui kajian dan pembahasan lebih mendalam lintas kementerian.
Pembahasan tersebut mencakup dukungan bagi masyarakat, perluasan akses listrik, hingga peluang pemanfaatan langsung energi panas bumi atau direct use.
Menurut Priatin, pemanfaatan langsung panas bumi merupakan salah satu wacana strategis nasional untuk memperluas dampak kebermanfaatan energi geotermal.
Karena itu, usulan pengembangan di kawasan Ijen disambut baik, dengan tetap mempertimbangkan aspek teknis, kebutuhan riil masyarakat, dan potensi pertumbuhan ekonomi lokal.
Tak Hanya Listrik, Kopi Bondowoso Juga Jadi Perhatian
Di sisi lain, pengembangan PLTP Ijen juga diharapkan membuka peluang ekonomi yang lebih luas, termasuk bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kopi lokal Bondowoso.
Senior Manager External Relation sekaligus Corporate Secretary Medco Power Indonesia, Ibnu Nurzaman, menyampaikan bahwa pihaknya terus berkomitmen mendukung pengembangan UMKM kopi melalui pendampingan pemasaran, penguatan branding, pelatihan, hingga promosi di berbagai ajang internasional.
Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing produk kopi Bondowoso sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal.
Terkait usulan pemanfaatan langsung energi termal, Ibnu menjelaskan bahwa operasional PLTP Ijen saat ini berfokus pada optimalisasi uap dan brine untuk pembangkitan listrik.
Meski demikian, Medco Power Indonesia membuka peluang untuk melakukan studi bersama konsultan ahli serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah guna mengidentifikasi kelayakan teknis dan ekonomis pengembangan direct use pada masa mendatang.
Melalui evaluasi berkala, Pemkab Bondowoso optimistis kolaborasi dengan pemerintah pusat dan PT Medco Cahaya Geothermal dapat memperkuat kelancaran PSN sekaligus mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat.
Tantangannya kini bukan sekadar memastikan proyek panas bumi berjalan, melainkan bagaimana keberadaan energi tersebut mampu menghadirkan manfaat yang lebih dekat dengan kehidupan warga, mulai dari akses listrik rumah tangga, penerangan jalan desa, hingga peluang pertumbuhan ekonomi lokal.
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar