Bondowoso Fokus Revalidasi Ijen UNESCO Global Geopark, Persiapan Administrasi Capai 70 Persen
- account_circle S/A
- calendar_month Sel, 10 Feb 2026
- visibility 82
- comment 0 komentar

Kepala Disparbudpora Bondowoso, Gede Budiawan, menegaskan bahwa pihaknya tengah berkonsentrasi penuh pada penyelesaian dokumen administrasi dan bukti dukung yang menjadi bagian penting dalam penilaian UNESCO.
Bondowoso, Aspirasi.co.id – Tim pengelola kawasan Ijen terus memfokuskan upaya untuk menyukseskan proses revalidasi Ijen UNESCO Global Geopark, (10/2/2026).
Saat ini, perhatian utama diarahkan pada pemenuhan administrasi, bukti dukung kegiatan, serta penguatan peran kelembagaan agar seluruh persyaratan dapat terpenuhi secara optimal.
Proses revalidasi ini disebut tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta Pemerintah Kabupaten Bondowoso dan Banyuwangi.
Kepala Disparbudpora Bondowoso, Gede Budiawan, menegaskan bahwa pihaknya tengah berkonsentrasi penuh pada penyelesaian dokumen administrasi dan bukti dukung yang menjadi bagian penting dalam penilaian UNESCO.
“Saat ini kami fokus memenuhi seluruh dokumen dan bukti dukung administrasi sesuai amanat revalidasi. Semua disiapkan sebaik mungkin agar proses ini berjalan lancar. Revalidasi ini bukan hanya soal kelengkapan di atas kertas, tetapi bagaimana keberadaan geopark benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengelola juga terus membangun keterlibatan masyarakat agar dampak Ijen Geopark dapat dirasakan secara nyata, baik dari sisi edukasi, ekonomi kreatif, maupun pelestarian lingkungan.
Untuk wilayah Bondowoso, persiapan administrasi disebut telah mencapai sekitar 70 persen.
Sementara kesiapan Banyuwangi akan dibahas dalam forum koordinasi tingkat provinsi, di mana seluruh laporan daerah nantinya dihimpun menjadi satu dokumen terpadu.
“Kami optimistis target bisa tercapai tepat waktu. Tahapan pra-revalidasi nanti akan menjadi ruang evaluasi sekaligus pembelajaran untuk penyempurnaan program bersama pengelola geopark nasional dan provinsi,” tambah Gede.
Dalam waktu dekat, pertemuan lintas daerah direncanakan digelar guna menyamakan persepsi dan memastikan kesiapan masing-masing wilayah.
Upaya ini diharapkan memperkuat posisi Ijen UNESCO Global Geopark sebagai kawasan yang tidak hanya diakui dunia, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi daerah dan masyarakat.
- Penulis: S/A


Saat ini belum ada komentar