Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Mediasi Akhiri Polemik Hasil Tes HIV Calon Pengantin di Bondowoso, Dinkes Janji Perkuat Layanan

Mediasi Akhiri Polemik Hasil Tes HIV Calon Pengantin di Bondowoso, Dinkes Janji Perkuat Layanan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 30 Jul 2026
  • visibility 87
  • comment 0 komentar

Bondowoso, Aspirasi.co.id – Polemik perbedaan hasil pemeriksaan HIV yang dialami seorang calon pengantin berinisial Nn. N (23) resmi berakhir.

Perselisihan yang sempat menjadi perhatian publik itu ditutup melalui forum mediasi yang difasilitasi Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso bersama pemerintah setempat, UPTD Puskesmas Wonosari, dan keluarga pasien, Kamis (30/7/2026).

Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan damai. Kedua belah pihak sepakat tidak melanjutkan persoalan ke ranah hukum.

Dinas Kesehatan bersama UPTD Puskesmas Wonosari menyampaikan permohonan maaf, sementara keluarga pasien menerima penyelesaian tersebut dengan harapan pelayanan serupa ke depan semakin baik.

Kuasa keluarga mengungkapkan, perbedaan hasil pemeriksaan sempat menimbulkan tekanan psikologis yang berat bagi pasien maupun keluarganya.

Namun setelah mendapatkan penjelasan menyeluruh mengenai mekanisme pemeriksaan HIV dari tenaga kesehatan, keluarga memilih menyelesaikan persoalan melalui jalur musyawarah.

“Setelah dilakukan mediasi, kami mewakili keluarga menganggap persoalan ini selesai. Kepala Dinas Kesehatan juga telah menyampaikan permohonan maaf. Kami berharap ini menjadi evaluasi agar tidak terulang kepada masyarakat lain,” ujarnya.

Kepala UPTD Puskesmas Wonosari, drg. Andriyana, menjelaskan pasien menjalani pemeriksaan kesehatan calon pengantin pada 21 Januari 2026.

Saat itu, pemeriksaan awal menggunakan metode Rapid Diagnostic Test (RDT) menunjukkan hasil tes kehamilan (HCG) positif. Pada pemeriksaan HIV, hasil lini pertama tercatat nonreaktif, sedangkan lini kedua dan ketiga menunjukkan hasil reaktif.

Mengacu pada algoritma nasional pemeriksaan HIV, pasien kemudian mendapatkan konseling dan dirujuk ke RSUD dr. Koesnadi Bondowoso untuk menjalani pemeriksaan konfirmasi.

Namun, berdasarkan keterangan keluarga, kondisi psikologis pasien yang masih terguncang membuat pemeriksaan lanjutan belum dapat segera dilakukan. Pemeriksaan konfirmasi baru terlaksana pada 7 Juli 2026 dan hasilnya menyatakan pasien negatif HIV.

Perbedaan hasil pemeriksaan tersebut kemudian memicu perhatian publik sekaligus menjadi bahan evaluasi internal bagi jajaran pelayanan kesehatan.

Puskesmas Wonosari menegaskan bahwa pemeriksaan HIV di tingkat puskesmas merupakan tes skrining, bukan pemeriksaan penegak diagnosis.

Tes ini bertujuan mendeteksi kemungkinan infeksi HIV sejak dini menggunakan metode RDT yang memiliki sensitivitas dan spesifisitas tinggi, namun tetap memiliki kemungkinan menghasilkan false positive atau positif semu.

Pihak puskesmas menyebut seluruh tahapan pelayanan telah dijalankan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), mulai dari proses pra-analitik, analitik, hingga pasca-analitik.

Sesuai ketentuan nasional, setiap hasil skrining yang reaktif wajib dipastikan melalui pemeriksaan konfirmasi di rumah sakit sebelum diagnosis dapat ditegakkan.

Karena itu, hasil skrining yang reaktif tidak dapat langsung dimaknai sebagai diagnosis HIV.

Atas kejadian tersebut, UPTD Puskesmas Wonosari menyampaikan permohonan maaf kepada pasien, keluarga, dan masyarakat.

“Atas segala ketidaknyamanan yang terjadi, kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya. Kami berkomitmen melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan agar pelayanan kesehatan semakin aman, bermutu, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” demikian pernyataan resmi Puskesmas.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso, dr. M. Jasin, memastikan proses mediasi telah menghasilkan kesepakatan yang diterima seluruh pihak.

“Alhamdulillah, persoalan ini telah diselesaikan secara kekeluargaan. Pihak keluarga juga menyatakan kasus ini selesai dan tidak akan dilanjutkan. Yang paling penting, pasien kini dapat kembali menjalani aktivitasnya tanpa dibayangi rasa khawatir,” kata dr. Jasin.

Ia menegaskan peristiwa tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kualitas pelayanan kesehatan.

“Kami memastikan prosedur yang dilakukan petugas telah sesuai ketentuan. Namun demikian, evaluasi tetap akan dilakukan, termasuk memperkuat koordinasi antara puskesmas dan rumah sakit agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” ujarnya.

Kasus ini sebelumnya mencuat setelah seorang warga Bondowoso memperoleh hasil pemeriksaan HIV yang berbeda di dua fasilitas kesehatan.

Perbedaan hasil tersebut memunculkan dugaan salah diagnosis dan berdampak pada kondisi psikologis pasien.

Meski demikian, hingga proses mediasi berakhir, tidak terdapat kesimpulan resmi yang menyatakan telah terjadi kesalahan diagnosis.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa hasil tes skrining HIV bukanlah diagnosis akhir dan harus dipastikan melalui pemeriksaan konfirmasi sesuai prosedur medis.

Di sisi lain, kasus ini juga menegaskan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai tahapan pemeriksaan HIV serta perlunya komunikasi yang jelas antara tenaga kesehatan, pasien, dan keluarga agar tidak memunculkan kesalahpahaman maupun beban psikologis yang lebih luas.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Nyata AKP Didik Sugiarto di Hari Raya Idul Fitri, Kepedulian Polri Hangatkan Warga Bondowoso

    Aksi Nyata AKP Didik Sugiarto di Hari Raya Idul Fitri, Kepedulian Polri Hangatkan Warga Bondowoso

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle Malik
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Momentum Hari Raya Idul Fitri dimanfaatkan Polres Bondowoso untuk menunjukkan wajah humanis kepolisian melalui aksi sosial yang langsung menyentuh masyarakat. Tak sekadar menjaga keamanan, jajaran Satuan Binmas hadir membawa kepedulian nyata bagi warga yang membutuhkan. Kegiatan berlangsung di Desa Petung, Kecamatan Curahdami, Selasa (31/3/2026), dipimpin langsung Kasat Binmas Polres Bondowoso AKP Didik […]

  • Kapolri dan Panglima TNI Apresiasi Antusiasme

    Kapolri dan Panglima TNI Apresiasi Antusiasme Warga dalam Upacara HUT RI ke-80

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle Tim
    • visibility 289
    • 0Komentar

    JAKARTA, Aspirasi.co.id – Rangkaian upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Istana Merdeka pada Minggu (17/8/2025) berlangsung khidmat dan meriah. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengapresiasi kelancaran acara serta tingginya partisipasi masyarakat yang hadir langsung di lokasi. Kapolri menyebut momen ini tidak hanya menjadi simbol kebangsaan, tetapi juga bukti […]

  • Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap hadirnya sekolah berstandar modern tersebut.

    Maple Tree School Resmi Berdiri di Bondowoso, Bupati: Angin Segar Dunia Pendidikan

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle aurel
    • visibility 370
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, Aspirasi.co.id– Dunia pendidikan di Bondowoso mendapat angin segar dengan diresmikannya Maple Tree School pada Sabtu (27/09/2025). Sekolah baru yang bertekad mencetak generasi unggul ini disambut penuh apresiasi oleh Bupati Bondowoso, H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag., yang menilai kehadirannya sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Bumi Ki Ronggo. Peresmian ini turut […]

  • Cegah Banjir

    Cegah Banjir, Kades Sumber Kokap Pimpin Aksi Bersih Selokan Bersama Warga

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle Malik
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Wujud kepedulian terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat kembali ditunjukkan Kepala Desa Sumber Kokap, Muklasin, (2/10). Ia memimpin langsung kegiatan pembersihan selokan di wilayah desanya sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi banjir di musim penghujan. Kegiatan gotong royong tersebut tidak hanya melibatkan perangkat desa dan warga, tetapi juga mendapat pendampingan dari Kapolsek Taman Krocok […]

  • Tak Ada Ampun! Polres Bondowoso Ledakkan 25 Kg Bahan Mercon Ilegal di Kemuningan

    Tak Ada Ampun! Polres Bondowoso Ledakkan 25 Kg Bahan Mercon Ilegal di Kemuningan

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle S/A/lik
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Ancaman petasan bukan sekadar dentuman sesaat yang memekakkan telinga. Di balik suaranya yang menggelegar, tersembunyi ancaman serius: luka bakar permanen, kehilangan anggota tubuh, kebutaan, bahkan nyawa melayang. Risiko nyata inilah yang membuat jajaran Polres Bondowoso bergerak cepat dan tanpa kompromi. Sebanyak 25 kilogram bahan baku mercon ilegal hasil pengungkapan kasus dimusnahkan dalam […]

  • Operasi Pasar Beras Murah dengan harga eceran terendah

    Polres Bondowoso Gelar Operasi Pasar Beras Murah dengan Harga Eceran Terendah

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Tim
    • visibility 342
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, Aspirasi.co.id – Mendukung program pemerintah terkait Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Kapolres Bondowoso AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H. bersama Forkopimda Kabupaten Bondowoso menggelar Operasi Pasar Beras Murah di kawasan Alun-Alun RBA Ki Ronggo, Kamis (14/08/2025). Kegiatan ini dilaksanakan melalui kerja sama antara Polres Bondowoso, Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Bulog Cabang Bondowoso, dan […]

expand_less