Kolaborasi RSUD dan TNI Sukseskan MOW, Peserta Dapat Layanan Maksimal
- account_circle Redaksi
- calendar_month 1 menit yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar

Pelaksana Harian (Plh) Direktur RSUD dr. Koesnadi Bondowoso, dr. M. Jasin
Bondowoso, Aspirasi.co.id – RSUD dr. Koesnadi Bondowoso menegaskan komitmennya dalam menyukseskan program Metode Operasi Wanita (MOW) atau tubektomi sebagai bagian dari upaya pengendalian penduduk dan penguatan program keluarga berencana di Kabupaten Bondowoso.
Pelaksana Harian (Plh) Direktur RSUD dr. Koesnadi Bondowoso, dr. M. Jasin, mengatakan rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Bondowoso tersebut kembali menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan pelayanan MOW yang rutin digelar melalui kolaborasi lintas sektor.
Menurutnya, berbagai fasilitas dan layanan pendukung telah dipersiapkan secara optimal untuk memastikan seluruh peserta mendapatkan pelayanan yang aman, nyaman, dan berkualitas selama mengikuti program tersebut.
“Pada dasarnya kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan bersama instansi terkait. Karena sudah berpengalaman menangani kegiatan serupa, kami tinggal memastikan seluruh fasilitas dan layanan siap digunakan, mulai dari proses pendaftaran, ruang tunggu, kamar operasi hingga ruang pemulihan pascaoperasi,” ujar dr. Jasin, Sabtu (20/6/2026).
Ia menjelaskan, tingginya antusiasme masyarakat mengikuti program MOW menjadi perhatian tersendiri bagi pihak rumah sakit. Untuk mengantisipasi lonjakan peserta, RSUD dr. Koesnadi telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, termasuk menambah kapasitas ruang observasi pascaoperasi.
Setelah menjalani tindakan operasi, peserta diwajibkan menjalani masa observasi selama kurang lebih satu jam guna memastikan kondisi kesehatan tetap stabil sebelum diperbolehkan pulang.
“Menghadapi tingginya jumlah peserta, aula rumah sakit kami siapkan sebagai ruang observasi tambahan. Jika kapasitas masih belum mencukupi, kami juga telah menyiapkan area tambahan agar seluruh peserta tetap mendapatkan pelayanan yang optimal tanpa mengurangi standar keselamatan,” jelasnya.
Tak hanya didukung tenaga medis dan fasilitas rumah sakit, pelaksanaan program MOW juga mendapat dukungan kuat dari unsur TNI. Personel Yonif 514/Sabaddha Yudha (SY) secara konsisten terlibat membantu kelancaran kegiatan, termasuk penyediaan sarana pendukung bagi peserta.
“Sinergi lintas sektor ini sudah terjalin dengan sangat baik. Rekan-rekan dari Yonif 514 selalu hadir membantu kebutuhan di lapangan, termasuk penyediaan tempat tidur dan fasilitas pendukung lainnya. Kolaborasi ini menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan program MOW setiap tahunnya,” katanya.
Lebih lanjut, dr. Jasin menilai program MOW memiliki peran strategis dalam mendukung pengendalian laju pertumbuhan penduduk sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan keluarga di Bondowoso.
Karena itu, pihaknya berharap program tersebut dapat terus diperkuat dan diperluas jangkauannya sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat dari layanan keluarga berencana permanen tersebut.
Ia juga mengapresiasi arahan Wakil Bupati Bondowoso yang mendorong keberlanjutan program MOW sebagai bagian dari upaya membangun keluarga yang sehat, sejahtera, dan terencana.
“Kami berharap program ini terus berlanjut dan semakin berkembang pada tahun-tahun mendatang. Seperti yang disampaikan Bapak Wakil Bupati, MOW merupakan salah satu instrumen penting dalam pengendalian penduduk. Semoga jumlah peserta terus meningkat sehingga manfaat program ini semakin luas dirasakan masyarakat Bondowoso,” pungkasnya.
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar