Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » PPP Soroti Salah Anggaran Rp44,7 Miliar, Desak Pemkab Bondowoso Benahi Tata Kelola APBD 2025

PPP Soroti Salah Anggaran Rp44,7 Miliar, Desak Pemkab Bondowoso Benahi Tata Kelola APBD 2025

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 2 menit yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar

Bondowoso, Aspirasi.co.id – Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP) DPRD Kabupaten Bondowoso melontarkan kritik tajam terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Meski mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Kabupaten Bondowoso kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), FPPP menegaskan masih terdapat persoalan serius yang harus segera dibenahi.

Pandangan umum tersebut disampaikan Juru Bicara FPPP, Dr. Hj. Siti Masyarafatul Manna Wassalwa, M.Pd, dalam rapat paripurna DPRD yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

FPPP mengungkap adanya kesalahan penganggaran belanja pegawai, belanja barang dan jasa, serta belanja modal dengan nilai mencapai Rp44.737.378.740.

Temuan tersebut dinilai sebagai indikasi masih lemahnya sistem pengendalian intern dan kurang optimalnya proses verifikasi dokumen anggaran oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Fraksi PPP menemukan kesalahan dalam penganggaran belanja pegawai, belanja barang dan jasa, serta belanja modal sebesar Rp44,7 miliar.

Hal ini terjadi karena lemahnya sistem pengendalian intern dan kurang cermatnya TAPD dalam melakukan verifikasi RKA maupun DPA Tahun Anggaran 2025,” tegas Siti Masyarafatul Manna.

Selain menyoroti temuan tersebut, FPPP juga meminta Pemerintah Kabupaten Bondowoso segera menindaklanjuti seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), termasuk sembilan rekomendasi yang tercantum dalam Laporan Hasil Pemeriksaan Tahun Anggaran 2025.

Menurut FPPP, opini WTP tidak boleh dijadikan alasan untuk berpuas diri. Opini tersebut harus menjadi pijakan dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Di sisi lain, FPPP mengapresiasi capaian realisasi pendapatan daerah yang dinilai cukup baik.

Namun, fraksi berlambang Ka’bah itu mengingatkan bahwa struktur fiskal Bondowoso masih bergantung pada transfer pemerintah pusat sehingga diperlukan langkah konkret untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Optimalisasi PAD, menurut FPPP, harus dilakukan melalui digitalisasi pelayanan, pembaruan basis data pajak dan retribusi, penguatan pengelolaan aset daerah, serta inovasi pengembangan potensi ekonomi lokal tanpa membebani masyarakat maupun dunia usaha.

Dalam sektor belanja daerah, FPPP juga menyoroti realisasi belanja APBD yang baru mencapai sekitar 91,83 persen atau sebesar Rp1,928 triliun. Anggaran yang tidak terserap dinilai sebagai program pembangunan yang tertunda dan manfaatnya belum sepenuhnya dirasakan masyarakat.

Karena itu, FPPP mendorong pemerintah daerah meningkatkan kualitas perencanaan, mempercepat proses pengadaan barang dan jasa, memperkuat koordinasi antar perangkat daerah, serta memastikan setiap belanja menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

FPPP menegaskan, ukuran keberhasilan APBD bukan hanya tingginya serapan anggaran, melainkan dampak pembangunan terhadap peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, infrastruktur, penguatan UMKM, ketahanan pangan, penanggulangan kemiskinan, hingga penciptaan lapangan kerja.

Mengakhiri pandangan umumnya, FPPP berharap pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 dapat berlangsung objektif dan konstruktif demi menghasilkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik.

“Akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah harus berjalan seiring dengan kemanfaatan pembangunan.

Keberhasilan APBD bukan hanya diukur dari tertibnya laporan keuangan, tetapi sejauh mana masyarakat benar-benar merasakan manfaat pembangunan,” tutup Siti Masyarafatul Manna.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Desa Gadingsari dan Kepala Desa Binakal menyambut baik langkah cepat Dinsos P3AKB dalam menyalurkan bantuan tersebut.

    Pasca Angin Puting Beliung, Dinsos P3AKB Bondowoso Salurkan Bantuan ke Dua Desa Terdampak

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle aurel
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Bondowoso menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak angin puting beliung yang melanda dua desa di Kecamatan Binakal, yakni Desa Gadingsari dan Binakal. Bantuan berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan rumah tangga itu disalurkan langsung ke lokasi terdampak sebagai bentuk kepedulian Pemerintah […]

  • Warga Duko Kembang Apresiasi Gerak Cepat Pemkab Bondowoso Perbaiki Jalan Alternatif

    Warga Duko Kembang Apresiasi Gerak Cepat Pemkab Bondowoso Perbaiki Jalan Alternatif

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • account_circle S/A/lik
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Pemerintah Kabupaten Bondowoso menunjukkan respon cepat terhadap keluhan masyarakat terkait kondisi jalan alternatif di Desa Duko Kembang, (7/3/2026). Jalan tersebut sempat ditutup sementara guna dilakukan perbaikan agar akses masyarakat kembali aman dan nyaman untuk dilalui. Penutupan sementara itu dilakukan sebagai bagian dari proses perbaikan jalan yang sebelumnya dikeluhkan warga karena mengalami kerusakan. […]

  • Kodim 0822 Bondowoso Teguhkan Sinergi TNI–Pemerintah Lewat Komsos 2025
    Tni

    Kodim 0822 Bondowoso Teguhkan Sinergi TNI–Pemerintah Lewat Komsos 2025

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle ***
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai Aula Makodim 0822 Bondowoso pada Selasa (23/9/2025). Kodim 0822 menggelar Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Aparat Pemerintah Tahun Anggaran 2025, yang dibuka oleh Kasdim Mayor Inf Tanuri mewakili Dandim 0822. Dengan tema “Sinergitas TNI AD dengan Lembaga Kementerian dan Lembaga Non Kementerian dalam Menyukseskan Program Asta Cita […]

  • Anjing Pelacak Dikerahkan, Polri Genjot Pencarian Korban Longsor Cilacap

    Anjing Pelacak Dikerahkan, Polri Genjot Pencarian Korban Longsor Cilacap

    • calendar_month Ming, 16 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Jakarta, Aspirasi.co.id – Polri mengintensifkan operasi pencarian korban longsor di Desa Cipendeuy, Majenang, Cilacap, dengan mengerahkan ratusan personel serta tim anjing pelacak K9 yang menjadi “indera tambahan” di medan bencana. Total 205 personel diterjunkan pada hari kedua operasi, menyisir titik-titik rawan di area longsor yang penuh material berat. “Sebanyak 205 personel Polri diterjunkan untuk memperkuat […]

  • Dandim 0822 Bersama Rakyat, Kawal Program Pangan Murah
    Tni

    Dandim 0822 Bersama Rakyat, Kawal Program Pangan Murah

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Sukri
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Suasana hangat terlihat di Balai Kecamatan Tegalampel, Selasa (23/9/2025). Ratusan warga berbondong – bondong datang untuk mendapatkan beras murah dalam program Gerakan Pangan Murah (GPM). Di tengah keramaian itu, hadir Dandim 0822 Bondowoso Letkol Arh Achmad Yani, S.E., M.Han., duduk bersama pejabat daerah, aparat kepolisian, dan masyarakat. Kehadirannya bukan hanya sebagai pejabat, […]

  • Uji Kompetensi Eselon II di Bondowoso Dinilai Fair dan Transparan

    Uji Kompetensi Eselon II di Bondowoso Dinilai Fair dan Transparan

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle Suk/rel
    • visibility 254
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, Aspirasi.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso menggelar Uji Kompetensi (Ujikom) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau Eselon II selama dua hari, 28–29 Agustus 2025, di kantor Pemkab. Salah satu peserta, dr. M. Imron, menegaskan bahwa proses Ujikom berjalan objektif dan transparan. “Sejauh pengalaman saya, semua tahapan dilaksanakan profesional, adil, dan tidak memihak,” ujarnya usai mengikuti […]

expand_less