Bupati Bondowoso All Out! Kendaraan Operasional Digelontorkan, Koperasi Desa Siap Melaju
- account_circle S/A/lik
- calendar_month 3 menit yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar

Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, secara resmi menyerahkan kendaraan operasional kepada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)
Bondowoso, Aspirasi.co.id – Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, secara resmi menyerahkan kendaraan operasional kepada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai langkah konkret mempercepat pelayanan dan pengembangan usaha di tingkat desa dan kelurahan.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa koperasi bukan sekadar lembaga ekonomi, melainkan pilar strategis dalam membangun kemandirian masyarakat., (23/4/2026).
“Koperasi Merah Putih harus menjadi motor penggerak ekonomi desa. Dari sinilah tumbuh usaha bersama, akses permodalan terbuka, dan distribusi ekonomi menjadi lebih adil,” ujarnya.
Penyerahan kendaraan operasional ini, lanjutnya, bukan hanya bantuan fisik, melainkan bentuk dukungan nyata pemerintah dalam meningkatkan efektivitas pelayanan koperasi kepada masyarakat.
Dengan fasilitas tersebut, mobilitas pengurus diharapkan semakin optimal, jangkauan layanan semakin luas, serta aktivitas ekonomi desa bisa berkembang lebih cepat.
Bupati juga menekankan pentingnya pengelolaan potensi lokal. Menurutnya, setiap desa memiliki keunggulan, baik di sektor pertanian, UMKM, kerajinan, hingga pariwisata.
KDKMP harus mampu mengelola potensi tersebut secara profesional, inovatif, dan berorientasi pada nilai tambah.
“Produk berbasis budaya dan kearifan lokal bukan hanya bernilai ekonomi, tapi juga menjadi identitas dan kebanggaan daerah,” tambahnya.
Sementara itu, jajaran Kodim 0822 Bondowoso melalui Kasdim Mayor Inf Teguh turut memaparkan progres pembangunan Koperasi Merah Putih di wilayah Bondowoso.
Dari target awal pembangunan di seluruh desa dan kelurahan, tahap pertama ditetapkan sebanyak 131 titik.
Hingga saat ini, sebanyak 107 unit telah rampung, dan terus bertambah menjadi 108 titik dengan pembangunan yang masih berjalan.
“Ini adalah amanah besar. Kami tidak hanya membangun fisik, tetapi juga memastikan koperasi ini benar-benar hidup dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan pentingnya peran kepala desa dan pengurus koperasi dalam menjaga serta memaksimalkan penggunaan fasilitas yang telah diberikan, termasuk kendaraan operasional.
Pengelolaan yang baik diharapkan mampu menjadikan koperasi sebagai pusat aktivitas ekonomi desa, mulai dari distribusi sembako, layanan jasa, hingga pengembangan usaha produktif.
Program Koperasi Merah Putih sendiri dirancang sebagai solusi untuk mempermudah masyarakat desa dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa harus bergantung pada akses luar daerah.
Bahkan, koperasi ini diharapkan mampu memangkas rantai distribusi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat, Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi tonggak baru kebangkitan ekonomi desa di Bondowoso menuju desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.
- Penulis: S/A/lik


Saat ini belum ada komentar