Distribusi Bantuan Pangan Curahdami Dikawal Ketat, 5.824 Warga Terima Hak Tanpa Celah Penyimpangan
- account_circle S/A/lik
- calendar_month 1 menit yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar

Camat Curahdami Guruh Purnama P. S. bersama Kapolsek Curahdami AKP Muktamar, jajaran Bhabinkamtibmas, hingga Babinsa Koramil 0822/02 Curahdami hadir langsung
Bondowoso, Aspirasi.co.id – Komitmen menjaga transparansi tak sekadar slogan. Jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Curahdami turun langsung ke lapangan, memastikan setiap butir bantuan pangan benar-benar mendarat di tangan yang berhak tanpa celah permainan.
Pemantauan distribusi bantuan pangan alokasi Februari–Maret 2026 digelar Selasa (21/4/2026) sejak pukul 09.30 WIB hingga tuntas.
Pengawasan dilakukan serentak di berbagai titik penyaluran yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan se-Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso.
Camat Curahdami Guruh Purnama P. S. bersama Kapolsek Curahdami AKP Muktamar, jajaran Bhabinkamtibmas, hingga Babinsa Koramil 0822/02 Curahdami hadir langsung mengawal jalannya distribusi.
Sinergi lintas sektor ini menjadi tameng kuat agar program bantuan pemerintah berjalan bersih dan tepat sasaran.
Kapolsek Curahdami AKP Muktamar menegaskan, pengawasan dilakukan tanpa kompromi.
“Tidak boleh ada yang melenceng. Bantuan ini harus diterima warga yang benar-benar berhak, dengan proses yang tertib, lancar, dan sesuai aturan,” tegasnya.
Data mencatat, sebanyak 5.824 warga di 12 desa dan kelurahan menerima bantuan.
Setiap penerima memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng yang disalurkan bertahap.
Rinciannya: Kelurahan Curahdami 457 penerima, Curahpoh 424, Jetis 973, Kupang 260, Locare 300, Pakuwesi 483, Panambangan 778, Petung 506, Poncogati 508, Selolembu 552, Sumber Salak 401, dan Sumber Suko 182 penerima.
Hasil pemantauan menunjukkan distribusi berjalan mulus tanpa hambatan berarti.
Tak ada indikasi pelanggaran, tak ada gejolak semua tersalurkan sesuai rencana.
Dengan pengawalan ketat dan kolaborasi solid antarinstansi, program ini bukan sekadar rutinitas birokrasi.
Ini adalah bukti nyata bahwa negara hadir, memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terjaga dan tepat sasaran.
- Penulis: S/A/lik



Saat ini belum ada komentar