Hipotermia di Raung! 3 Pendaki Dievakuasi Tengah Malam
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kam, 10 Sep 2026
- visibility 8
- comment 0 komentar

Dalam rombongan tersebut terdapat tiga pendaki, terdiri dari satu laki-laki dan dua perempuan
BONDOWOSO, ASPIRASI.CO.ID – Detik-detik genting di tengah dinginnya Gunung Raung berhasil ditangani cepat jajaran Polres Bondowoso Polda Jawa Timur.
Laporan darurat melalui Call Center 110 langsung ditindaklanjuti hingga tiga pendaki yang berada dalam kondisi darurat berhasil dievakuasi dengan selamat.
Seorang pendaki perempuan sebelumnya mengalami hipotermia di Pos Batu Tulis, jalur pendakian Gunung Raung via Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso, Rabu dini hari (9/9/2026).
Kejadian bermula sekitar pukul 02.45 WIB, ketika petugas menerima panggilan darurat dari salah satu pendaki, Muhammad Tedy.
Ia melaporkan kondisi salah satu rekannya yang mengalami penurunan suhu tubuh secara drastis dan membutuhkan pertolongan segera.
Dalam rombongan tersebut terdapat tiga pendaki, terdiri dari satu laki-laki dan dua perempuan.
Mendapat laporan tersebut, Pamapta I Polres Bondowoso langsung mengaktifkan koordinasi penanganan darurat dengan dipimpin Kapolsek Sumberwringin, Iptu I Gede Sugitra, S.H.
Petugas kemudian bergerak cepat mencocokkan data manifest pendakian dengan pihak Basecamp Gunung Raung via Sumberwringin.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keberadaan rombongan sekaligus memetakan kebutuhan evakuasi.
Tak ingin kondisi korban semakin memburuk, tim evakuasi gabungan langsung bergerak menembus gelap dan dinginnya lereng Gunung Raung.
Personel kepolisian bersama pengelola basecamp dan relawan bahu-membahu menjangkau para pendaki.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Ketiga pendaki berhasil dievakuasi turun menuju basecamp dalam kondisi selamat.
Korban yang mengalami hipotermia kemudian langsung dibawa ke Puskesmas Sumberwringin untuk mendapatkan penanganan medis.
Setelah menjalani pemeriksaan, kondisi ketiga pendaki dinyatakan sehat dan stabil.
Kapolres Bondowoso, AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., mengapresiasi keberanian pelapor yang segera menghubungi Call Center 110 ketika situasi darurat terjadi.
Menurutnya, kecepatan informasi menjadi kunci agar petugas dapat segera menentukan langkah penyelamatan.
Kapolres juga mengingatkan para pendaki agar tidak menganggap remeh kondisi alam pegunungan, terutama saat cuaca ekstrem.
“Kami mengimbau para pencinta alam untuk mempersiapkan fisik, perlengkapan keselamatan, serta memantau kondisi cuaca sebelum dan selama pendakian,” ujar AKBP Aryo.
Ia menegaskan, layanan Call Center 110 dapat dimanfaatkan masyarakat ketika menghadapi keadaan darurat.
“Jika menghadapi situasi darurat di mana pun, segera hubungi Call Center 110 atau petugas pos terdekat. Kami siap melayani 24 jam,” tegasnya.
- Penulis: Redaksi


Saat ini belum ada komentar