Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » PKB Kuliti Kinerja Pemkab Bondowoso, OSN Gagal hingga Proyek Rp8 Miliar Jadi Sorotan

PKB Kuliti Kinerja Pemkab Bondowoso, OSN Gagal hingga Proyek Rp8 Miliar Jadi Sorotan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 2 Jul 2026
  • visibility 51
  • comment 0 komentar

Bondowoso, Aspirasi.co.id – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Bondowoso melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Bondowoso.

Dalam penyampaian Pandangan Umum Fraksi atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Kamis (2/7/2026).

Meski mengawali pandanganya dengan mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Kabupaten Bondowoso meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-12 kalinya dari BPK RI, Fraksi PKB menegaskan bahwa masih banyak persoalan mendasar yang harus segera dibenahi agar pengelolaan keuangan daerah benar-benar berdampak bagi masyarakat.

Juru Bicara Fraksi PKB, Didik Yuliyanto, menyoroti rendahnya serapan anggaran pemeliharaan Wisma Wakil Bupati yang hanya terealisasi sekitar 18 persen dari pagu lebih dari Rp500 juta.

Menurut PKB, alasan keterbatasan waktu hingga pihak ketiga enggan melaksanakan pekerjaan mencerminkan lemahnya perencanaan dan pengendalian program.

“Pemeliharaan gedung merupakan kegiatan rutin yang seharusnya sudah dipersiapkan sejak awal tahun. Pemerintah harus menjelaskan secara rinci penyebab keterlambatan dan memastikan kondisi serupa tidak kembali terjadi,” tegasnya.

Tak hanya itu, Fraksi PKB juga menyoroti masih tersisanya anggaran sekitar Rp253 juta pada Program Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja.

Padahal program tersebut dinilai sangat strategis untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja sekaligus menekan angka pengangguran di Bondowoso.

Sorotan paling keras diarahkan pada gagalnya pembangunan gedung PAUD, SD, dan SMP senilai sekitar Rp8 miliar. Program tersebut batal direalisasikan karena belum terpenuhinya persyaratan administrasi dari pemerintah pusat.

PKB menilai kendala administratif tidak semestinya menjadi alasan tertundanya pembangunan infrastruktur pendidikan yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Fraksi PKB juga mengangkat persoalan yang menjadi perhatian publik, yakni gagalnya ratusan siswa SD dan SMP Bondowoso mengikuti tahapan Olimpiade Sains Nasional (OSN) akibat dugaan kelalaian administrasi.

Menurut PKB, kejadian tersebut bukan sekadar kesalahan teknis, melainkan telah merampas hak peserta didik untuk mengembangkan prestasi di tingkat yang lebih tinggi.

“Kami meminta pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh siapa yang bertanggung jawab, bagaimana upaya memperjuangkan hak para siswa, serta memastikan kejadian serupa tidak pernah terulang melalui sistem pengawasan administrasi yang lebih ketat,” tegas Fraksi PKB.

Selain bidang pendidikan, PKB juga mengkritisi tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) pada Dinas Peternakan dan Perikanan yang mencapai sekitar Rp2,8 miliar.

Besarnya SiLPA dinilai menunjukkan masih lemahnya perencanaan, pelaksanaan, hingga pengendalian program yang berimbas pada tertundanya manfaat bagi masyarakat.

Di sektor pengelolaan aset daerah, Fraksi PKB mempertanyakan belum tuntasnya penyelesaian wanprestasi PT DGU selaku pengelola Wisata Alam Tasnan Baru yang masih memiliki tunggakan retribusi sebesar Rp117 juta kepada Pemerintah Kabupaten Bondowoso.

PKB mendesak pemerintah mengambil langkah tegas, termasuk kemungkinan menempuh jalur hukum apabila kewajiban tersebut tetap tidak dipenuhi.

Meski menyampaikan berbagai kritik, Fraksi PKB memberikan apresiasi atas meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bondowoso yang mengalami kenaikan hampir 20 persen sepanjang tahun 2025.

Capaian tersebut dinilai sebagai bukti bahwa potensi daerah dapat dioptimalkan apabila didukung tata kelola yang baik dan kepemimpinan yang kuat.

Namun, PKB mengingatkan agar keberhasilan peningkatan PAD tidak berhenti sebagai capaian sesaat, melainkan menjadi budaya kerja baru yang disertai peningkatan kualitas pelayanan publik dan penguatan tata kelola pemerintahan.

Sorotan lainnya disampaikan terhadap tidak optimalnya realisasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sektor kesehatan senilai lebih dari Rp3 miliar.

Sejumlah pengadaan penting seperti ambulans, mesin fogging, genset, Co Analyzer hingga sarana air bersih gagal direalisasikan akibat berbagai persoalan pengadaan.

Fraksi PKB menilai kondisi tersebut menunjukkan lemahnya manajemen pengadaan barang dan jasa, sehingga berpotensi mengurangi kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Menutup pandangan umumnya, Fraksi PKB meminta seluruh catatan kritis tersebut dijawab secara terbuka oleh Pemerintah Kabupaten Bondowoso sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada DPRD dan masyarakat.

“Setiap anggaran daerah harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat. Karena itu, seluruh kelemahan dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan program harus menjadi bahan evaluasi agar tidak terus berulang pada tahun-tahun mendatang,” tegas Fraksi PKB.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Beri Dukungan Penuh

    SSB Megaloman Wakili Bondowoso di Piala Walikota Kediri, Bupati Beri Dukungan Penuh

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Sukri
    • visibility 260
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, Aspirasi.co.id – Bupati Bondowoso, H. Abdul Hamid Wahid, M.Ag., secara resmi melepas keberangkatan tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Megaloman dari Desa Koncer Kidul menuju ajang bergengsi Piala Walikota Kediri 2025 yang akan berlangsung di Stadion Brawijaya, Kediri, (24/8/2025). Acara pelepasan turut dihadiri Ketua Pengawas, Ketua Tim Kontingen, Kepala Desa Koncer Kidul, para pengurus, pendamping, […]

  • Napak Tilas Ki Ronggo, Angka 17 dan Jejak Spiritual di Balik Hari Jadi Bondowoso ke-207

    Napak Tilas Ki Ronggo, Angka 17 dan Jejak Spiritual di Balik Hari Jadi Bondowoso ke-207

    • calendar_month 23 jam yang lalu
    • account_circle Redaksi
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, ASPIRASI.CO.ID – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bondowoso ke-207 yang bertepatan dengan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk kembali membuka lembaran sejarah lahirnya Kabupaten Bondowoso. Momentum tersebut ditandai dengan kegiatan tasyakuran yang digelar Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso, Sinung Sudarajat, di Makam Ki Ronggo, Senin (17/8/2026). Tasyakuran tidak hanya menjadi ajang memperingati hari […]

  • Bondowoso Raih Peringkat Nindya KLA 2025, Komitmen Lindungi Anak Kian Kuat

    Bondowoso Raih Peringkat Nindya KLA 2025, Komitmen Lindungi Anak Kian Kuat

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 267
    • 0Komentar

    BONDOWOSO, Aspirasi.co.id – Puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 sekaligus Gebyar Merah Putih digelar meriah di Kabupaten Bondowoso dengan tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”, Senin (11/8/2025). Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, organisasi perempuan dan anak, kepala desa dan lurah, TP PKK, perwakilan forum anak, lembaga […]

  • Bupati Bondowoso: Sinergi Job Fair 2025, Dorong Ekonomi Daerah dan Buka Peluang Kerja Lewat Aplikasi “Kerja Berkah”

    Bupati Bondowoso: Sinergi Job Fair 2025, Dorong Ekonomi Daerah dan Buka Peluang Kerja Lewat Aplikasi “Kerja Berkah”

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus berinovasi dalam menciptakan lapangan kerja dan memperkuat perekonomian daerah. Melalui kegiatan Job Fair 2025, Bupati Bondowoso menegaskan komitmen Pemkab sebagai jembatan antara perusahaan dan para pencari kerja dalam membangun sinergitas ekonomi yang berkelanjutan. “Tahun ini kita mengusung tema ‘Angkatan Muda Pekerja Tangguh Menuju Bondowoso Berkah’. Tema ini menegaskan […]

  • PKB menekankan perlunya kebijakan anggaran yang efektif menyusul adanya pemangkasan Dana Transfer ke Daerah dari Pemerintah Pusat. Menurut Fraksi PKB, anggaran harus fokus pada program yang berdampak langsung bagi rakyat.

    Fraksi PKB Soroti Penurunan Target PAD dan Desak Pembenahan Tata Kelola PDAM Tirta Ijen

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle aurel
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Bondowoso menyampaikan pandangan umum dalam Rapat Paripurna terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Tahun Anggaran 2026 dan Raperda Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Ijen, Selasa (11/11/2025). Dalam kesempatan itu, Juru Bicara Fraksi PKB, H. Zaki Imron Humaidi, S.H.I, menyoroti sejumlah isu strategis, mulai […]

  • Gudang di Bataan Tenggarang Ludes Terbakar

    Gudang di Bataan Tenggarang Ludes Terbakar, Petugas Damkar Dobrak Pintu untuk Padamkan Api

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Bondowoso, Aspirasi.co.id – Kobaran api melahap habis sebuah Gudang di Dusun Bataan, Kecamatan Tenggarang, http://Bondowosopada Selasa sore (13/10). Meski tak menimbulkan korban jiwa, peristiwa itu menelan kerugian material yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Asap pekat membumbung tinggi ke udara, membuat warga sekitar panik dan khawatir api akan menjalar ke permukiman. Kekhawatiran makin besar lantaran […]

expand_less