Kapolda Jatim Datangi SMAN 10 Surabaya, Ingatkan Bahaya Narkoba Berkedok Vape
- account_circle Tim
- calendar_month 39 menit yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar

Irjen Pol Dekananto menyoroti semakin beragamnya modus penyalahgunaan narkotika
SURABAYA, Aspirasi.co.id – Pesan tegas tentang bahaya narkoba menggema di halaman SMA Negeri 10 Surabaya, Senin (2/11/2026). Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono hadir langsung memimpin upacara bendera sekaligus mengingatkan para pelajar agar tidak terjerumus dalam lingkaran penyalahgunaan narkotika.
Kehadiran Kapolda Jatim tersebut menjadi bagian dari program Polisi Peduli Pendidikan (POLIDIK) dan implementasi Polisi Jogo Sekolah.
Langkah ini sekaligus memperkuat sinergi kepolisian dengan dunia pendidikan dalam membangun lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman narkoba.
Dalam amanatnya, Irjen Pol Dekananto menyoroti semakin beragamnya modus penyalahgunaan narkotika.
Ancaman tersebut tidak hanya datang melalui peredaran sabu, ganja, dan ekstasi, tetapi juga menyasar kalangan muda melalui penyalahgunaan cairan rokok elektrik atau vape.
Ia mengingatkan, para pelajar harus memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk ajakan maupun tawaran yang berpotensi menjerumuskan mereka ke dalam penyalahgunaan narkoba.
Menurutnya, perang terhadap narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian. Dibutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh elemen, mulai dari guru, orang tua hingga para siswa.
“Polisi, guru, dan siswa harus bersinergi dan berkolaborasi untuk memberantas narkoba di mana pun dan kapan pun,” tegas Irjen Pol Dekananto.
Kapolda Jatim juga mengajak para pelajar agar tidak menjadikan pergaulan sebagai pintu masuk menuju perilaku negatif. Sebaliknya, masa sekolah harus dimanfaatkan untuk menggali kemampuan, memperluas wawasan, serta membangun prestasi.
Ia menegaskan, generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dijaga bersama. Karena itu, sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan masa depan generasi penerus.
“Jauhi narkoba, fokus belajar, kembangkan potensi diri dan raih prestasi. Masa depan Indonesia ada di tangan generasi muda,” pesannya.
Melalui program POLIDIK dan Polisi Jogo Sekolah, Polda Jawa Timur berupaya memperkuat kehadiran kepolisian di lingkungan pendidikan.
Pendekatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran pelajar sekaligus mencegah kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, dan berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan mereka.
Pesan yang dibawa Kapolda Jatim di SMAN 10 Surabaya menjadi pengingat bahwa menjaga generasi muda bukan sekadar tugas sekolah maupun aparat keamanan.
Ini merupakan tanggung jawab bersama untuk memastikan anak-anak bangsa tumbuh dalam lingkungan yang sehat, berkarakter, dan berprestasi demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
- Penulis: Tim


Saat ini belum ada komentar